catatan desember 2011 #1

Jalanan telah jadi remang mengkafani sempuras kirana
Desah angin masih menangisi kota-kota yang ditinggalkan
Dan segala yang ditahan-tahan tetap ada di sana
Pada kursi-kursi kosong berbau tembakau
Juga cengkeh yang membekap namanya di udara
November bagai sepetak lahan-lahan terasing
Kusam dan tak terurus layaknya lidah kita
Yang tak lagi beradu meski ada yang terucap.
Kenangan tak pernah sadar Desember telah turun
Menyibakkan segelas sentimen pada reda hujan
Juga wangi basah jemarimu yang menelusuri punggungku
Dunia telah lama kiamat, ujarmu
Sambil meremas almanak.
- Medan, Desember 2011
(Foto: Surabaya, November 2011)










